Minggu, 12 Januari 2014

You're Blushing Red, Ya Khumaira..

Aku tak tahu bagaimana caranya menyembunyikan malu..
Aku tak tahu bagaimana menghentikan warna pink ini di pipiku..

Ya pemirsa! Aku tak perlu pakai blush on ketika bepergian. Cukup di puk-puk dengan bedak tipis, dan dibuat malu atau tersipu. Suamiku adalah orang yang selalu mendapati mukaku yang seperti kepiting rebus. Atau kaya tomat, atau kaya stroberi karena ada bintik-bintik bekas jerawat dulu. Tak hanya dalam keadaan malu, dalam suhu dan hawa yang panas, aku merebus pipiku sendiri. Entah, apa karena aliran darah yang terlalu dekat dengan permukaan kulit atau bagaimana aku tak tahu penjelasannya secara ilmiah.

Namun setelah mencari-cari penyebabnya, ternyata ada penjelasannya. Inih dia yang dilansir dari http://www.anehdidunia.com/2012/03/penyebab-pipi-merah-saat-kita-malu.html

" Jawabanya adalah saat seseorang merasa malu, maka hormon adrenalin akan bekerja secara maksimal (adrenalin adalah hormon yang berhubungan dan mengendalikan emosi dan rasa takut), Hormon ini bertindak sebagai stimulan alami dan memiliki berbagai efek pada tubuh yang merupakan bagian dari respons. Saat adrenalin meningkat, maka napas dan detak jantung juga akan meningkat. Hal ini dapat memperlambat proses pencernaan sehingga energi dialihkan ke otot.
Akibatnya pembuluh darah di wajah akan melebar (vasodilation) dan memungkinkan lebih banyak darah mengalir melalui wajah daripada biasanya. Kondisi ini akan membuat wajah seseorang memerah.

Terlepas dari bagaimana proses pemerahan pipi di atas, rasa malu biasanya muncultanpa bisa dikendalikanoleh sistemotak sadar kita,sehingga bagaimanapun kita berusaha mengendalikan rasa malu tersebut,gejala pipi yang memerah akan tetap muncul. intinya adalah, janganmencoba untukmembohongi diri sendiri. karena Maha besar Allah yang telah menciptakan diri kita sedemikian rupa termasuk pipi yang memerah.

Karena Bisa jadi pipi yang memerah adalah salah satu komunikasi visual secara tak langsung, dan itulah salah satu sisi menarik dari manusia."

Wao, kalau itu membuatku terlihat lebih menarik, maka aku tak perlu malu kalau pipiku memang merah merona. Hihi.. 


Hualien City, January 2014